MANADO – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Manado Koordinator Sulawesi Utara kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam bidang akademik dan penelitian. Sebanyak tiga tim ISEI Cabang Manado berhasil meloloskan artikelnya dalam Call for Papers ISEI 2026.
Berdasarkan pengumuman resmi Pengurus Pusat ISEI, sebanyak 25 artikel terbaik berhasil melewati proses seleksi nasional. Dari jumlah tersebut, enam artikel dijadwalkan untuk dipresentasikan secara luring dan 19 artikel secara daring pada rangkaian Sidang Pleno ISEI XXV dan Seminar Nasional ISEI 2026, 27 Agustus 2026, di Bogor.
Tiga artikel dari ISEI Cabang Manado termasuk dalam kelompok artikel terpilih yang dipresentasikan secara daring dalam rangkaian kegiatan nasional tersebut.
Tim pertama dipimpin oleh Dr. Tri Oldy Rotinsulu, beranggotakan Muhammad Ridwan dan Abd Malik, dengan artikel berjudul:
“Socioeconomic Disparities in Indonesia: Digital Financial Inclusion and Payment Adoption.”
Artikel tersebut membahas ketimpangan sosial ekonomi di Indonesia dengan menempatkan inklusi keuangan digital dan adopsi sistem pembayaran sebagai faktor penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan.
Tim kedua terdiri atas Sophia Claudia Sara Tulenan, Christy Rondonuwu, dan Zefanya Baroleh, dengan artikel berjudul:
“Are Stronger Foundations Enough? The Economic Support Bottleneck in Indonesian Villages.”
Kajian tersebut menyoroti persoalan hambatan dukungan ekonomi di desa-desa Indonesia serta mempertanyakan apakah fondasi kelembagaan dan pembangunan yang semakin kuat telah cukup untuk mendorong kemajuan ekonomi perdesaan.
Sementara itu, tim ketiga yang beranggotakan Varadila Ivana Dwi Mokoginta, Rebbeca Tobo, dan Zefanya Baroleh meloloskan artikel berjudul:
“The Hidden Cost of Rupiah Depreciation: Sectoral MSME Credit Contraction Risk in Indonesia.”
Artikel ini mengangkat risiko tersembunyi dari depresiasi nilai tukar rupiah terhadap kontraksi penyaluran kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah pada berbagai sektor ekonomi di Indonesia.
Ketua ISEI Cabang Manado, Prof. Joy Elly Tulung, S.E., M.Sc., Ph.D., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keberhasilan ketiga tim tersebut. Menurutnya, capaian ini memperlihatkan bahwa anggota ISEI Manado tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga mampu menghasilkan kajian ilmiah yang relevan dengan persoalan ekonomi nasional.
“Lolosnya tiga tim ISEI Cabang Manado dalam seleksi nasional merupakan prestasi yang patut disyukuri dan dibanggakan. Tema-tema yang diangkat sangat aktual, mulai dari pembangunan ekonomi desa, inklusi keuangan digital, hingga dampak depresiasi rupiah terhadap pembiayaan UMKM,” ujar Prof. Joy.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut diharapkan dapat mendorong semakin banyak anggota ISEI, khususnya akademisi dan peneliti muda di Sulawesi Utara, untuk menghasilkan penelitian berkualitas serta berkontribusi dalam perumusan kebijakan ekonomi berbasis bukti.
Keberhasilan meloloskan tiga tim sekaligus semakin memperkuat posisi ISEI Cabang Manado sebagai organisasi profesi yang produktif dalam mengembangkan pemikiran, penelitian, dan rekomendasi kebijakan ekonomi. Capaian ini juga menunjukkan bahwa gagasan para ekonom dari Sulawesi Utara mampu memperoleh tempat dan pengakuan dalam forum ilmiah tingkat nasional.
ISEI Cabang Manado berkomitmen untuk terus membangun ekosistem akademik yang kolaboratif, memperluas ruang bagi lahirnya penelitian berkualitas, serta menghadirkan pemikiran ekonomi yang bermanfaat bagi pembangunan Sulawesi Utara dan Indonesia.